PUISI SEDIH
KARYA : Eyang Anom
Kini malam semakin
kelam
Gelap tanpa sang
rembulan
Sepi sendiri
berselimut sunyi
Kau campakan aku bagai
duri
Di tengah kegelapan malam
Yang penuh derita dan air mata
Ku coba tuk melupakan
Raut wajah yang penuh kerinduan
Hilang perasaan lelah
ku
Mana mungkin di hati
yang patah ini
Akan tumbuh lagi cinta
untuk mu
Haruskah aku berlari
untuk menemukan cinta kembali
Umpama sekuntum bunga
Tiada mekar di tangkai yang
rapuh
Tulusnya cinta yang cerah
Tiada mekar di hati yang patah
Untuk apa kau hadir di
sini
Jangan lagi kau
katakan cinta
Hanya akan menambah
luka
Biarlah duka derita
dan air mata akan aku bawa
UNTUK KEKASIH
TERCINTA
KARYA : Eyang Anom
Melukis malam dalam
keindahan
Bagai lukisan cinta di
hati ku
Mewarnai hati dengan
cinta
Menghabiskan waktu
dengan mesra
Ketika hari berlari
Meniti sunyi lewati sepi
Ketika malam berlayar
Pada curuk waktu yang paling
dalam
Aku hanya ingin
berlayar di hari sepi
Agar dapat terlukis di
setiap baying-bayang malam
Di hati ini hanya ada
nama mu
Kesetiaan ku tak usah
kau ragu
Bintang terlihat terang
Di saat cinta mu datang
Cinta yang dulu hilang
Kini kembali pulang
Yang…………………
Ijinkan aku mendekap
mu
Dalam kedamaian cinta
yang paling sunyi
Bukti cintaku kan
tetap terjaga
Dalam bingkai kenangan
yang paling indah
Percayalah………………
Tak ada yang bisa memisahkan
cinta kita
Kecuali Tuhan sang Pencipta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar