Rabu, 31 Januari 2018

PUISI SEDIH & UNTUK KEKASIH TERCINTA



PUISI SEDIH
KARYA : Eyang Anom

Kini malam semakin kelam
Gelap tanpa sang rembulan
Sepi sendiri berselimut sunyi
Kau campakan aku bagai duri
                Di tengah kegelapan malam
                Yang penuh derita dan air mata
                Ku coba tuk melupakan
                Raut wajah yang penuh kerinduan
Hilang perasaan lelah ku
Mana mungkin di hati yang patah ini
Akan tumbuh lagi cinta untuk mu
Haruskah aku berlari untuk menemukan cinta kembali
                Umpama sekuntum bunga
                Tiada mekar di tangkai yang rapuh
                Tulusnya cinta yang cerah
                Tiada mekar di hati yang patah
Untuk apa kau hadir di sini
Jangan lagi kau katakan cinta
Hanya akan menambah luka
Biarlah duka derita dan air mata akan aku bawa


UNTUK KEKASIH TERCINTA

KARYA : Eyang Anom

Melukis malam dalam keindahan
Bagai lukisan cinta di hati ku
Mewarnai hati dengan cinta
Menghabiskan waktu dengan mesra
                Ketika hari berlari
                Meniti sunyi lewati sepi
                Ketika malam berlayar
                Pada curuk waktu yang paling dalam
Aku hanya ingin berlayar di hari sepi
Agar dapat terlukis di setiap baying-bayang malam
Di hati ini hanya ada nama mu
Kesetiaan ku tak usah kau ragu
                Bintang terlihat terang
                Di saat cinta mu datang
                Cinta yang dulu hilang
                Kini kembali pulang
Yang…………………
Ijinkan aku mendekap mu
Dalam kedamaian cinta yang paling sunyi
Bukti cintaku kan tetap terjaga
Dalam bingkai kenangan yang paling indah
                Percayalah………………
                Tak ada yang bisa memisahkan cinta kita
                Kecuali Tuhan sang Pencipta
 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar