NELAYAN PINGGIRAN
KARYA : Eyang Anom
Semilir angin pesisir
pantai
Menghembus hamparan
pasir
Seorang nelayan
pinggiran
Bersandar di dermaga
pelabuhan
Hari senja tak terasa
Mentari pun pergi tanpa permisi
Terlihat di upuk barat
Dengan perlahan mentari tenggelam
Menyambut heningnya malam yang mencekam
Di tangah kegelapan
tiba
Hanya terdengar
deburan deras
Gemuruh nya gelombang
pasang
Yang selalu berkejaran
Malam semakin kelam
Mengusik hati yang kesepian
Seorang nelayan pingiran
Yang selalu hidup berkesusahan
Pergi pagi terkadang
pulang malam
Dengan sederhana
Membawa hasil
tangkapan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar