PERMATA HATIKU
KARYA : Eyang Anom
Meresapi
Getar Yang Merasuk Dalam Jiwa
Tiap Kali
Kuhanyutkan Kepadamu
Kembali
Terhambt Angan – Angan
Membuatmu
Tenggelam Dalam Duka
Tak Sengaja Kuteteskan Noda
Yang Menghancurkan Sema Cinta
Tapi Mampu Untuk Menerangi
Kebekuan Cinta Disudut Hati
Anugerah
Cinta Sangat Berarti Untuk Kita Berdua
Hatiku Da
HatimuTelah Lama Terpadu
Kerinduanku
Adalh Kerinduanmu
Yang Lama
Membekam Menghimpit Kalbu
Wahai Permata Hatiku……………………….
Kini Mencairlah Rindu Yang Membeku
Berlalu Sudah Badai Derita
Mekarlah Sudhah Badai Asmara
Wahai
Bidadariku ………………….!
Namamu
Trlukis Indah
Tiap Malam
Engkau Datang
Menjelma
Dalam Mimpiku
CINTA BAGAIKAN EMBUN PAGI
KARYA : Eyang Anom
Mengapa Kau
Tanamkan Mawar Dihati
Mengapa Kau
Tancapkan Juga Durinya
Sudah Kau
Nyatakan akan Setia
Tapi
Janjimu Ingkari Juga
Hatiku Sakit Perih Teriris
Kemana Kubawa Hatiku Yang Sepi
Kemana Kubawa Cintaku Yang Kecewa
Cinta Yang Kugapai Kini telah Sirna
Cinta
Bagaikan Embun Pagi
Yang Mudah
Sirna bIla Disinari Mentari Pagi
Basah
Pipiku Berlinang Airmata
Teganya Kau
Putuskan Cinta
Hujan Turun Tercurah Sudah
Rupanya Langitpun Turut Berduka
Biarlah Senyumu Kubawa Bersama Luka
Kuturuti Kata Hati Perpisahan
Sampai Kini
Belum Juga Kudapati
Lautan
Mutiara cintaku
Takmungkin
Ada Seperti Dirimu
Kalau Ada
Pintu Maaf Dihatimu
Walaupun Sdetik Ijinkan Aku
Untuk Kembali Mencintaimu
Kembali Kepelukan Mu
Kan Kudekap Dirimu Sepenuh Hati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar