Minggu, 11 Februari 2018

Dusta & Patah hati



DUSTA
KARYA :Eyang Anom

Resah hati kian terasa
Lemah jiwa dan raga tak berdaya
Terisak deraian air mata
Terdengar kabar yang ku terima
                Kini sekuntum mawar merah
                Telah layu terkulai sudah
                Telah gugur  mahkota cinta
                Jatuh ke lembah duka
Mawar yang dulu indah
Kini hilang wangi nya
Terbuai akan janji-janji mu
Untuk hidup bersama-sama
                Aku rela menempuh cinta
                Walaupun tiada berarah
                Kini mawar hidup dengan sejuta luka
                Kering dan layu merona
Jangan pernah kau tipu diriku
Dengan senyuman manis mu
Kenangan masih indah terasa
Walau kau tak pernah setia
                Jangan lagi kau panggil namaku
                Kalau hanya untuk bersumpah palsu
                Sakit hati tiada terkira
                Bila di hatimu masih ada dusta



PATAH HATI

KARYA : Eyang Anom

Ribuan malam telah aku lalui
Untuk membuktikan semua cinta ini
Ku coba merangkai mimpi
Telah ku buktikan apa yang kau rasakan
                Dulu kau tancapkan nama mu di hati ku
                Aku lukis kerinduan di hati
                Begitu dalam aku mencintai mu
                Bagaikan langit memeluk bintang
Semua cinta ku serahkan
Semua sayang ku tumpah kan
Tapi kini………
Hati ku hancur tiada berkeping
Bagai segelintir butiran pasir
                Sekarang benih cinta tak lagi bersemi
Semua telah berubah
Kini barulah aku sadari
Betapa sakitnya patah hati
Biarlah…………………….
Walau tanpa cinta mu lagi
Kan ku tempuh sisa hidup ini
Bersama jiwa yang terluka
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar