DUSTA
KARYA :Eyang Anom
Resah hati kian terasa
Lemah jiwa dan raga
tak berdaya
Terisak deraian air
mata
Terdengar kabar yang
ku terima
Kini sekuntum mawar merah
Telah layu terkulai sudah
Telah gugur mahkota cinta
Jatuh ke lembah duka
Mawar yang dulu indah
Kini hilang wangi nya
Terbuai akan
janji-janji mu
Untuk hidup
bersama-sama
Aku rela menempuh cinta
Walaupun tiada berarah
Kini mawar hidup dengan sejuta
luka
Kering dan layu merona
Jangan pernah kau tipu
diriku
Dengan senyuman manis
mu
Kenangan masih indah
terasa
Walau kau tak pernah
setia
Jangan lagi kau panggil namaku
Kalau hanya untuk bersumpah
palsu
Sakit hati tiada terkira
Bila di hatimu masih ada dusta
PATAH HATI
KARYA : Eyang Anom
Ribuan malam telah aku
lalui
Untuk membuktikan
semua cinta ini
Ku coba merangkai
mimpi
Telah ku buktikan apa
yang kau rasakan
Dulu kau tancapkan nama mu di
hati ku
Aku lukis kerinduan di hati
Begitu dalam aku mencintai mu
Bagaikan langit memeluk bintang
Semua cinta ku
serahkan
Semua sayang ku tumpah
kan
Tapi kini………
Hati ku hancur tiada
berkeping
Bagai segelintir
butiran pasir
Sekarang benih cinta tak lagi
bersemi
Semua telah berubah
Kini barulah aku sadari
Betapa sakitnya patah hati
Biarlah…………………….
Walau tanpa cinta mu
lagi
Kan ku tempuh sisa
hidup ini
Bersama jiwa yang
terluka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar